Month: June 2008

Kompie 8 tahun Akhirnya Pensiun

Posted on Updated on

Dua hari libur ini, saya berencana mengganti kompie rumah dan berhasil !!!!, rencana lancar terlaksana. Impian mengganti kompie tua saya (padahal baru berumur 8 tahun lebih 7 bulan) tercetus saat kompie berulang tahun yang ke-8, tetapi munculnya beberapa kendala terutama ide “nanti sajah” dan masih ada “T43 Kantor” membuat hasrat “mematikan” kompie udzur saya tertunda.
Kebetulan Sabtu-Minggu ini kantor meliburkan saya, Jadi ada kesempatan untuk pulang-kota kembali, ide lama muncul kembali dan semakin gencar harus terlaksana saat ada kabar dari Bandung kompienya sering mengalami BSOD dengan BIOS sering mengalami amnesia akibat baterai sudah soak.
Rencana ingin mengganti dengan Laptop tapi berhubung penggantiannya tidak sepadan (PC pensiun harus diganti dengan PC baru) ditambah tiadanya kepuasan memilih dan memadukan racikan Casing+Mobo+Procesor+Memori+Harddisk, rencana mengganti dengan laptop urung dilaksanakan. Kompie lamaku tetap diganti dengan Kompie yang lebih bertenaga Intel PentiumIII 450 MHz AMD Athlon X2 2.4 Ghz, ya selamat tinggal Intel 8 tahunku. Terjadi lompatan jauh dalam per-kompie-anku :

Prosesor Intel PentiumIII 450 Mhz ———-> Prosesor AMD Athlon X2 2.4 Ghz
Mobo Supermicro 440BX Intel ————–> Mobo Gigabyte AMD 780G
Memory 64 MB —————————-> Memory 1 GB
Harddisk 8.4 GB —————————> Harddisk 160 GB
VGA Voodo3 16 MB————————> VGA ATi Radeon HD 3200 320 MB

PC 450-Mhz Intel lamaku
PC 450-Mhz Intel lamaku

Selamat Jalan PC lamaku.

Advertisements

Kangen Pulang

Posted on Updated on

Hampir satu bulan yang lalu saya belum pulang kampung kota, kampung saya tidak terlalu jauh hanya 3 sampai 3.5 jam perjalanan Bis melalui Tol Cipularang namun waktu untuk pulang yang saya rasakan tidak cukup. Biasanya pulang kalau ada libur akhir pekan yang agak panjang, namun setelah ada keputusan SKB 3 menteri tentang pembatalan cuti bersama maka semakin jaranglah saya pulang kampung kota. Akhirnya libur Sabtu-minggupun dijadikan sasaran sebagai waktunya pulang kota, namun apa daya ternyata kebutuhan kantor mengalahkan keinginan untuk pulang kota. Beberapa minggu yang lalu saya diharuskan untuk mengunjungi kantor di hari Sabtu atau Minggu atau tanggal merah saat libur maka lengkaplah ketidakberuntungan saya akan keinginan pulang kampung.
Akhirnya saya nekad pulang kampung minggu kemarin, walaupun baru pulang dari kantor Hari Sabtu pukul 2 pagi, saya paksakan untuk pulang kota siangnya. Keinginan pulang terselesaikan namun rasa puasnya yang belum tercukupi, masih ada rasa rindu untuk terus berada di rumah, rindu dengan masakan vegetarian ibu yang selalu terasa enak, ibu saya walaupun tidak vegetarian tapi selalu menghidangkan makanan yang dibuat dari bahan-bahan non-hewani untuk saya, rindu dengan teman-teman di Bandung, yang saya anggap sebagai orang-orang yang hebat yang menekuni jalan yang cukup indah.
Terus erang selama di Jakarta, di tempat saya ber-kost, Saya agak kesulitan untuk mendapatkan makanan vegetarian yang relatif bersih, bersih dalam arti tidak terkontaminasi dengan unsur hewani saat dilakukan proses pemasakan, Saya hanya bisa memilih makanan vegetarian dari yang bukan yang disediakan warung tempat saya makan, masalah makanan nabati tersebut dicampur dengan bahan hewani saya tidak tahu dan saya hanya bisa berdoa, mudah- mudahan saya tidak beranjak sakit. Saya juga bersyukur ternyata di tempat saya bekerja ada teman yang memiliki orangtua yang ber-vegetarian, dan teman saya ini berbaik hati menawarkan makanan vegetarian buatan orang tuanya walaupun sebenarnya diapun bukan seorang Veggie.
Pulang berarti saya bisa menikmati makanan vegetarian tanpa harus was-was akan kebersihannya dan memungkinkan saya untuk kembali bertemu dengan teman-teman vegetarian saya, bertemu teman mengobati kerinduan saya dan memberikan rasa energi baru yang mengisi tubuh saya ini, betul sekali saya masih seorang manusia yang masih mengalami dualitasnya kehidupan, saya masih banyak belajar untuk mengalami dan melampaui dunia dualitas ini.