Kangen Pulang

Posted on Updated on

Hampir satu bulan yang lalu saya belum pulang kampung kota, kampung saya tidak terlalu jauh hanya 3 sampai 3.5 jam perjalanan Bis melalui Tol Cipularang namun waktu untuk pulang yang saya rasakan tidak cukup. Biasanya pulang kalau ada libur akhir pekan yang agak panjang, namun setelah ada keputusan SKB 3 menteri tentang pembatalan cuti bersama maka semakin jaranglah saya pulang kampung kota. Akhirnya libur Sabtu-minggupun dijadikan sasaran sebagai waktunya pulang kota, namun apa daya ternyata kebutuhan kantor mengalahkan keinginan untuk pulang kota. Beberapa minggu yang lalu saya diharuskan untuk mengunjungi kantor di hari Sabtu atau Minggu atau tanggal merah saat libur maka lengkaplah ketidakberuntungan saya akan keinginan pulang kampung.
Akhirnya saya nekad pulang kampung minggu kemarin, walaupun baru pulang dari kantor Hari Sabtu pukul 2 pagi, saya paksakan untuk pulang kota siangnya. Keinginan pulang terselesaikan namun rasa puasnya yang belum tercukupi, masih ada rasa rindu untuk terus berada di rumah, rindu dengan masakan vegetarian ibu yang selalu terasa enak, ibu saya walaupun tidak vegetarian tapi selalu menghidangkan makanan yang dibuat dari bahan-bahan non-hewani untuk saya, rindu dengan teman-teman di Bandung, yang saya anggap sebagai orang-orang yang hebat yang menekuni jalan yang cukup indah.
Terus erang selama di Jakarta, di tempat saya ber-kost, Saya agak kesulitan untuk mendapatkan makanan vegetarian yang relatif bersih, bersih dalam arti tidak terkontaminasi dengan unsur hewani saat dilakukan proses pemasakan, Saya hanya bisa memilih makanan vegetarian dari yang bukan yang disediakan warung tempat saya makan, masalah makanan nabati tersebut dicampur dengan bahan hewani saya tidak tahu dan saya hanya bisa berdoa, mudah- mudahan saya tidak beranjak sakit. Saya juga bersyukur ternyata di tempat saya bekerja ada teman yang memiliki orangtua yang ber-vegetarian, dan teman saya ini berbaik hati menawarkan makanan vegetarian buatan orang tuanya walaupun sebenarnya diapun bukan seorang Veggie.
Pulang berarti saya bisa menikmati makanan vegetarian tanpa harus was-was akan kebersihannya dan memungkinkan saya untuk kembali bertemu dengan teman-teman vegetarian saya, bertemu teman mengobati kerinduan saya dan memberikan rasa energi baru yang mengisi tubuh saya ini, betul sekali saya masih seorang manusia yang masih mengalami dualitasnya kehidupan, saya masih banyak belajar untuk mengalami dan melampaui dunia dualitas ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s