Month: November 2008

Jadi Bagian GreenPeace

Posted on Updated on

Bukan aksi-aksian ikut gabung organisasi nonprofit ini, bukan ingin nyoret2 kapal pembawa CPO sambil bergelantungan di rantai kapal bukan pula pengen nampang aksi ngegelar spanduk raksasa bertuliskan Selamatkan Hutan Hujan Tropis….saya tidak mempunyai keahlian dan kemampuan untuk melakukannya.Ikut gabung dalam GreenPeace adalah panggilan jiwa, visi Greenpeace sepertinya sepaham dengan panggilan hidup saya, membuat bumi menjadi lebih baik. Mendonasikan sebagian penghasilan untuk membantu Greenpeace mewujudkan impiannya, tidak seberapa namun mudah-mudahan bisa ikut membantu sembari saya bisa ikut serta dalam kegiatan lingkungan yang diselenggarakan GreenPeace, membantu ikut membersihkan sungai atau menanam pohon bakau di pesisir pantai masih bisa saya lakukan.

Link Ini untuk bergabung dan ikut mendonasikan

Makan Malam di Loving Hut Semanggi

Posted on Updated on

loving_hut

Habis pulang dari Pameran Buku di JHCC, dengan semangat 45 saya menuju Semanggi Plaza, betul-betul dengan semangat perjuangan karena rute ditempuh dengan ber-long march alias ber-jalan kaki dibawah tumpahan hujan rintik-rintik malam minggu Jakarta yang romantis. Awalnya saya kelimpungan mencari posisi tepatnya restoran Loving Hut namun setelah bertemu dengan Pak Satpam penjaga Mall, maka ditunjukkanlah tempat yang tepat yaitu lantai 3A, Plaza Semanggi.
sop_betawi

Saya Memesan Sop Betawi, yang katanya menu spesial untuk hari itu dan teman saya memesan Nasi Goreng Ikan Asin. Sop Betawinya memang top markotop, good marsogood, sip markesip, selain itu karena saya sudah kelaparan dengan cuaca yang agak dingin membuat sop panas tersebut cepat berpindah ke dalam perut, cukup mengenyangkan dengan satu porsi tersebut. Partner makan sayapun yang tidak vegetarian mengakui keenakan menyantap nasi goreng ikan asinnya,rasanya seperti makanan rumahan katanya. Ronde pertama selesai maka sayapun melanjutkan dengan memesan sate dengan lontong teman saya mencoba menu cina yang berisi potongan daging nabati,salad, dan tumis tahu. Teman saya kaget ternyata porsi menu barunya cukup untuk dua orang, diapun meminta saya membantu menghabiskan porsi makanannya. Dengan susah payah kami menghabiskannya dan perut saya sudah cukup merasa kekenyangan, akhirnya sate lontongnya saya bawa pulang saja.

Suasana Loving Hut
Suasana Loving Hut

Beralih ke Soner T700

Posted on Updated on

se-t700

Sudah Lebih dari 2 tahun, tepatnya 2 tahun 9 bulan saya menggunakan Sony Ericsson j300i. Namun seiring perjalanan zaman, kemampuan j300i sudah tidak bisa mengikuti perjalanan saya, kemampuan j300i yang hanya mampu menampung sampai 500 nomor kontak, tidak ada penghubung untuk mentransfer data selain menggunakan kabel data, memori internalnya hanya mampu memuat data sebesar 12 MB saja dan tidak ada external memori, kebutuhan akses dengan 3g juga saya butuhkan namun tidak bisa diakomodasi oleh hp lama saya selain itu dengan aktifnya network monitoring mengirimkan pesan membuat saya sering menghapus banyak-banyak sms yang tidak diperlukan lagi untuk menghemat memori yang terpakai. Dan yang terbaru adalah mp3 player yang tiba-tiba mati kemungkinan baterainya yang mengalami kerusakan membuat saya harus memikirkan cara untuk mengganti perangkat tersebut. Ada ide menggabungkan perangkat tersebut menjadi satu, yaitu membeli perangkat yang bisa memutar MP3, ada akses dengan HSDPA 3.5 G, Memori bisa ditambah, ada kemampuan pemotretan yang cukup memadai minimal 3.2 megapiksel dan ada mode pemindahan data selain melalui kabel USB, kalau bisa menggunakan bluetooth dan yang tak boleh dilewatkan dapat memuat contact person dan pesan singkat yang cukup banyak tanpa perlu sering menghapus SMS atau kontak yang tidak terlalu dibutuhkan, serta kalau perlu ada fungsi blogging.

Memang tidak dipungkiri, SonEr j300i cukup bisa diandalkan walaupun terbatas kemampuannya. Belajar dari kebiasaan saya yang fanatik pada suatu merek kalau memang barang tersebut terbukti sangat bisa diandalkan. Maka saya tidak berpaling ke merek HP lainnya selain sony ericsson sehingga saya hanya berfokus me-review produk keluaran asal Swedia ini. Setelah menimbang cukup lama dengan membanding keluarga J,K,C dan G Sony ericsson, P series tidak masuk hitungan karena terlalu mahal maka saya akhirnya memilih T series. awalnya saya akan memilih T650 sebagai kelanjutan seri legenda Sony Ericsson T610 namun saat melihat fitur dan tampilannya yang kurang mengena dihati, akhirnya saya menunda sambil menunggu untuk beberapa saat karena saya membaca di websitenya SOner akan muncul generasi penerus T610 yaitu T700 dengan fitur yang memang saya butuhkan ditambah dengan dimensi ketebalannya yang super tipis serta tampilan casing yang mirip dengan T610 namun HP tersebut baru keluar pada kuartal ke-4 2008, jadi saya harus bersabar menunggu, dan akhirnya minggu kemarin saya memutuskan untuk membelinya.

Untuk spesifikasi teknis T700 bisa dilihat di link ini