Month: December 2008

Ketemu Alumni STTTelkom saat Kunjungan

Posted on Updated on

Minggu kemarin saya mendapat tugas tambahan mengunjungi tempat yang akan menjadi kandidat pemenang proses pelelangan yang kantor lakukan. Tempat pertama yang saya kunjungi adalah kantor telekomunikasi plat merah terbesar di Indonesia, disana saya mengunjungi markasnya helpdesk untuk pelanggan corporate atau bahasa mereka dinamakan sebagai C4, seperti nama jenis bom plastik yachhh, saya bertemu dengan bos-nya C4 Pak Ngakan Nyoman Merta, biasa dipanggil dengan Pak Nyoman, beliau menceritakan kegiatan inti C4 dan saya ditunjukkan juga ruang monitoring jaringan khususnya untuk IP protokol, saya jadi bisa tahu berapa total bandwidth yang digunakan perusahaan plat merah ini ke gerbang internet internasional, tapi itu rahasia looo…saya tidak bisa mempublikasikannya. Yang tidak saya sangka adalah ternyata Pa Nyoman adalah lulusan STTTelkom angkatan 1991, berarti beliau termasuk angkatan pionir di STTTelkom.

Kunjungan kedua saya menemui Account Manager perusahaan seluler yang sekarang milik TM, dan tak dinyana ternyata AM yang saya temui adalah alumni STTTelkom angkatan 1997 , jurusan TI, wah kalau perusahaannya jadi pemenang, kantor saya bisa dapat discount gede nich buwt link internetnya, mosok sesama alumni ngga ada discount tambahan……becanda deng hehehehee…..bisnis sich bisnis urusan alumni mah urusan yang lain :D.

Kunjungan ketiga saya berkunjung ke Gandul, jadi inget sinetronnya si doel anak sekolahan, disana merupakan mabesnya anak perusahaan listrik yang punya potensi penetrasi sangat besar di jaringan optik, kalau di indonesia ada FTTH maka perusahaan ini yang punya potensi terbesar untuk menggelarnya, bagaimana tidak tiang listriknya sudah sangat dekat dengan pelanggannya. Di perusahaan ini saya tahu ada alumni STTTelkom yang bekerja disini karena kita sama-sama satu angkatan bahkan satu kelas namun ternyata kedua teman saya sedang ada tugas di luar kantor, dan yang tak disangka ada teman alumni lain yang saya baru ngeh ternyata saya tahunya dari Blog agregatnya IKAST3, soalnya dia cerita tentang kelulusannya CCNA dan kegiatan remedinya yang sukses…ayo tebak siapa namanya…..

Ternyata kunjungan kemarin berbuah silaturahmi, saya bisa berkenalan dengan para alumni STTTelkom yang belum saya ketahui, saya merasa bangga atas kontribusinya untuk kemajuan telekomunikasi dan komunikasi data di Indonesia. Ayoooooo Maju Terussssssssssssssssssss Alumni STTTELKOM……………………………………..

Kenangan Kunjungan ke Sydney Australia

Posted on Updated on

Saat “ngubek-ngubek” foto untuk dipasang di blog, baru “ngeh” ternyata saya pernah kunjungan ke benua Kanguru.Saya hampir lupa kapan tepatnya saya berkunjung ke Sydney Australia untung saja “timestamp” di foto yang saya jepret bisa mengingatkan.

harbour Bridge Sydney
harbour Bridge Sydney

Kunjungan ke Australia terutama ke Cisco Sydney, disana terdapat Lab Cisco yang dinamakan CPOC Lab (Customer Proof-of-Concept) Lab, isinya penuh dengan produk terbaru dan tercanggih cisco, ada CSR-1 yang merupakan router tercepat sejagat saat itu.Untuk pertamakalinya saya bisa menyentuh MARS, si pemantau jaringan terintegrasi, MARS tidak hanya memonitor jaringan tapi juga bisa meng-intercept sumber gangguan seperti worm,virus, DDOS, di pusat pengendali kita bisa melihat kondisi jaringan secara real-time lengkap dengan kondisi bagian mana yang sedang terkena serangan worm atau munculnya lonjakan trafik secara drastis dengan nomor port yang cukup mencurigakan, penyebaran worm nampak terlihat sampai kemana dan siapa yang menyebarkannya.
Tempat Si MARS bersemayam
Tempat Si MARS bersemayam

CPOC sydney
CPOC sydney

Salah satu hal yang cukup unik adalah saat saya mengunjungi salah satu tempat berkumpulnya technical support Cisco, karena para pegawainya tidak hanya orang australia tapi dari seluruh dunia, maka untuk menandakan dari negara mana si engineer itu berasal tepat di langit-langit meja tiap engineern tergantung bendera asal negaranya dan yang membuat bangga adalah adanya bendera Sang Merah Putih di salah satu bagian namun sayangnya saya tidak bisa bertemu dengan engineer Indonesia tersebut karena dia sedang bertugas di luar kantor.
Yang tidak boleh dilewatkan saat kunjungan ke Sydney Australia, tentu saja mengunjungi landmark kota tersebut, saya sempat berfoto di depan Harbour Bridge dan tentu saja bangunan paling terkenal di Sydney, apalagi kalau bukan Opera Sydney, Saat akan pulang karena kita ada penerbangan di siang harinya, sang sopir taksi menyayangkan kepulangan kita, menurutnya pada jam 12-an akan ada kunjungan kapal Induk Amerika Serikat Kitty Hawk ke pelabuhan Sydney lengkap dengan rombongan kapal pengawalnya, akan menjadi atraksi menarik katanya. Pantas saja saat kita berfoto ria sepertinya ada penjagaan yang agak ketat dari pihak militer Australia, beberapa kali deru helikopter terdengar melintasi opera Sydney, sayang sekali saya melewatkan kapal induknya tapi beruntung sekali saya bisa berkunjung ke Sydney Australia, suatu pengalaman yang sangat langka yang mungkin tidak terulang.

Opera Sydney
Opera Sydney

Tidak Makan Daging Merah Bantu Potong Emisi Pengubah Iklim Bumi

Posted on Updated on

Para Aktivis Lingkungan Amerika sekarang ini mendorong rakyatnya untuk lebih banyak membeli produk yang dihasilkan dari dalam negeri untuk menurunkan emisi pengubah iklim, namun apakah perubahan diet orang Amerika akan lebih efektif ? jawabannya ya, menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Lingkungan Ilmu dan Teknologi. Sebagaimana Laporan reporter VOA Rosanne Skirble, hasil studi menemukan daging merah dan produk susu peternakan yang dikonsumsi rumah tangga Amerika menghasilkan sampai setengah emisi seluruh gas efek rumah kaca.

Ada biaya lingkungan yang terjadi saat makanan berpindah dari peternakan sampai ke meja makan kita, semakin jauh berjalan maka semakin besar emisi yang dihasilkan dari truk, kapal atau pesawat yang membawanya. Argumennya adalah jika kita dapat menurunkan energi yang digunakan maka kita dapat meminimalkan emisi yang berkenaan dengan karbon dioksida, Jawab Christopher Weber, seorang assosiate profesor Lingkungan Universitas Carnegie Mellon dan juga yang memimpin studi ini.

Dihindari Baik Untuk Bumi
Dihindari Baik Untuk Bumi

Daging Merah berarti lebih banyak gas efek rumah kaca yang dihasilkan dibandingkan dengan produk lainnya, hal ini menunjukkan bukan saja hanya perjalanan dari peternakan babi/sapi kepada kita namun perjalanan pemberian makan dari ladang jagung kepada babi, perjalanan pupuk dari pabrik pupuk ke ladang jagung dan sebaliknya.
Periset melihat pada total siklus gas efek rumahkaca yang dikeluarkan untuk menghasilkan makanan yang dikonsumsi rata-rata rumah tangga Amerika, ternyata transportasi bukanlah penyebab utamanya. Transportasi hanya menyumbang 11 persen saja terhadap emisi dengan 4 persen bagian pengiriman akhir dari produser ke penjual eceran, Sebagian besar sisanya dalah tanggung jawab pelaku pertanian dan produksi.

Weber mengatakan gas metan dan Nitrogen Oksida (NO) dari peternakan binatang jauh lebih banyak menimbulkan polusi dibanding gas efek rumah kaca, karbon dioksida.

Binatang ternak menghasilkan banyak hasil sampingan pupuk yang tidak ditangani secara benar mengeluarkan gas metan dan nitrogen oksida sebanyak 20 dan 200 kali lebih keras dibandingan CO2, sederhananya adalah daging merah lebih banyak menghasilkan gas efek rumah kaca dibandingkan makanan lainnya, Jadi Diet sedikit atau tidak sama sekali daging merah berdampak lebih besar terhadap lingkungan dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi makanan yang dihasilkan di dalam negeri.

Prof. Weber bervegetarian karena lingkungan hidup
Prof. Weber bervegetarian karena lingkungan hidup

Profesor universitas Carnegie Mellon ini mengatakan Perubahan/pergesaran dalam diet ini dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dibanding hanya membeli produk dalam negeri saja. weber juga mengatakan perubahan konsumsi dari Daging sapi ke ayam, ikan atau telur maupun diet berbasis sayuran (vegetarian) hanya satu hari per minggu saja akan memiliki dampak yang lebih besar pada lingkungan dibandingkan membeli produk makanan dalam negeri dalam setahun. Untuk perbandingan efek rumah kaca dalam standar mobil adalah mengurangi seluruh dampak 1600 kilometer per tahun katanya.
Bila rata-rata rumah tangga amerika berpindah secara total dari produk peternakan dan daging merah ke diet Vegetarian ataupun setengah vegetarian maka kilometer yang dihemat adalah 13000 km.

Weberpun mulai mempraktekan diet ini sepenuh hati, Dia tidak mengkonsumsi daging merah dan menyiapkan makan malam vegetarian Thanksgiving-nya dengan produk yang dihasilkan di dalam negeri, dengan begitu dia tahu jejak karbon yang dihasilkan akan terkurangi.

Sumber : http://www.voanews.com/english/Science/2008-12-01-voa23.cfm

Asterisk Ladang Baru Vishing(Voip-Phising)

Posted on Updated on

asterisk_logo4

Asterisk salah satu produk populer opensource yang dapat mengubah PC Linux menjadi Sentral telepon VOIP, dikabarkan memiliki kerentanan pada beberapa versi perangkat lunaknya. FBI melaporkan dedemit maya bisa mengambil keuntungan terhadap kerentanan sistem VOIP Asterisk, para kriminal ini bisa membuat ribuan panggilan telepon dengan informasi palsu setiap jamnya pada versi Asterisk yang memiliki bug melalui fasilitas auto-dial. Biasanya si pelaku vishing menggunakan sistem VOIP yang telah di-hacked panggilan ke call centernya kemudian mereka menggunakan email phising untuk mengelabui korban menelpon call center yang telah di-hacked tersebut dan si korban dimintai data pribadinya , namun pada jenis Vishing (VOIP-Phising) terbaru ini, si dedemit maya benar-benar mengambil alih system asterisk yang sah kemudian melakukan panggilan secara langsung kepada sang korban .
FBI tidak menyebutkan versi Asterisk mana saja yang memiliki bug tersebut, namun diketahui versi-versi awal software asterisk saja yang memiliki kerentanan oleh karena itu pihak FBI menganjurkan meng-upgrade Asterisk ke versi yang terbaru.
John Todd, direktur Digium untuk komunitas Asterisk open source, mengatakan perusahannya belum yakin kerentanan yang disebutkan oleh FBI, tetapi dia percaya kemungkinan bug ini yang ditemukan pada bulan maret yang lalu, Kerentanan itu intinya mengizinkan kita mengambil alih salah satu akun, dan hal yang terburuk yang mungkin terjadi adalah, kita dapat melakukan ribuan panggilan dalam satu jam, akan tetapi dia menjelaskan lebih lanjut bahwa walaupun seorang pelaku vishing dapat mengakses sistem asterisk, ada mekanisme yang dijalankan administrator asterisk secara umum yaitu dengan membatasi jumlah panggilan secara bersamaan yang dilakukan oleh satu akun, artinya kita tidak dapat melakukan ribuan panggilan secara serentak dalam jangka waktu satu jam. Bug ini tidak terjadi pada versi terbaru asterisk 1.6, tandasnya.

Sumber : http://www.pcworld.com/businesscenter/article/155074/fbi_criminals_autodialing_with_hacked_voip_systems.html

Naik Bus Transjakarta Pagi nan Lengang

Posted on

Suasana Langka di Pagi Hari
Suasana Langka di Pagi Hari
Pengalaman naik bis Transjakarta selama 6 bulan, Ragunan-Dukuh Atas Koridor 6, baru Kamis 4 Desember 2008 merasakan pagi hari, arah ke HR Rasuna Said, sangat lengang. Biasanya pagi hari sekitar pukul 7-8 pagi di Halte Buncit Raya sudah berjubel penumpang yang bersiap macul di daerah perkantoran Rasuna Said, bus yang datang paling hanya menyisakan untuk 2-3 penumpang saja, kondisinya di dalam bis sudah padat rapat, bahkan kadang pintu penumpang sulit tertutup sempurna terhalang tubuh penglaju yang tidak mau tahu bis sudah penuh sesak tapi terus memaksa masuk. Perjuangan pagi sudah dimulai saat mengantri di halte busway,saling dorong dan berebutan tempat strategis sudah jadi tradisi tiap pagi, banyak penglaju seperti saya enggan menggunakan angkutan publik jalur reguler seperti Kopaja atau Metromini di sepanjang jalan Ragunan sampai dengan Mampang, coba dibayangkan saja saat tidak ada kemacetan, jalur tersebut bisa ditempuh dengan 30 menit saja namun saat kemacetan melanda dan itu terjadi setiap pagi hari kerja, bisa memakan waktu 3 kali lipatnya.

bis_busway-kosong_2

Namun pagi hari itu 4 Desember 2008, jadi hari yang menyenangkan bagi saya, tidak ada antrian di halte dan bis yang ada menyisakan banyak tempat kosong, saya jadi leluasa memilih tempat strategis sambil memotret kejadian langka ini, mudah-mudahan ini terjadi di setiap pagi saat ngantor….akkhhhhh betapa menyenangkan.