Month: September 2012

Jalur neraka warung buncit-mampang

Posted on Updated on

Penglaju yang biasa hilir mudik d jalur warung buncit mampang pasti kerapkali mengalmi “parkir” kendaraan d jalur tersebut saat jam2 akan masuk kantor atau pulang kerja, yaa dinamai parkir karena susahnya kendaraan beringsut maju akibat trafik yang begitu padat.Potongan jalan sepanjang 3 kilometer ini bisa dtempuh bisa sampai hampir dua jam lamanya padahal normalnya hanya perlu menempuh sekitar 30 menit. Jalur ini sebagian terpakai untuk jalur transjakarta atau orang-orang seringkali menyebutnya busway. Bila pembaca berada di jalur itu saat pukul 7 pagi pada hari kerja menuju mampang atau jam pulang kantor menuju pejaten,tb simatupang,ragunan bersiaplah menikmati sensasi jalur neraka ini.

Advertisements

Ngirim artikel blog via mobile internet

Posted on

Artikel ini dikirim sewaktu perjalanan dari Bandung menuju Jakarta. Saat ini saya sedang berada di dalam bis Primajasa jurusan Bandung-Lebak bulus Jakarta, setelah melalui checkpoint primajasa di rest area tol sekitar km 123, bis melaju dalam keadaan padat merayap pada pukul 7.30 malam. Sepertinya banyak kendaraan menuju jakarta yg menggunakan akses tol ini dan saya lihat sebagian besar berplat B, saya menduga para pemilik plat B ini menghabiskan waktu liburnya di bandung dan baru balik pas malam ini.
Mudah-mudahan padatnya tidak terlalu lama dan segera mencair karena perjalanan ke jakarta ini bisa memakan waktu minimal dua jam, saya khawatir jika terlalu lama terkena macet akan tiba di jakarta terlalu malam padahal besok pagi harus memulai latihan kebugaran di tempat gym sebelum jam 7 pagi.

Investasi mahal

Posted on Updated on

Ini artikel kedua yang saya kirim via smartphone android.
Keputusan berlatih kebugaran saya ambil pada akhir tahun lalu saat salah satu teman mengajak mendaftar menjadi salah satu anggota pusat  kebugaran di dekat kantor. Biaya yang dikeluarkan untuk investasi kesehatan ini cukup besar, saya harus mengeluarkan uang sebesar lebih dari 1.6 juta untuk keanggotaan selama enam bulan, mahal memang namun setelah saya melihat fasilitas yang didapat serta benefit yang diperoleh salah satuny sangat dekat dengan lokasi kantor maka saya memutuskan untuk menjadi anggota di pusat kebugaran di bilangan kuningan ini.
Saya menginvestasikan dana yg dimiliki di pusat kebugaran ini karena melihat saat ini waktu yang tepat bagi saya untuk memulai latihan kebugaran.Saat ini saya melaksanakan diet vegan yg sudah berjalan sekitar 10 tahun dan saya tidak terkejut saat instruktur pribadi saya mengatakan sayalah satu-satunya anggota yang ngegym dengan pantangan memakan daging,telur,ikan dan susu namun saya yakin otot-otot saya akan tetap berkembang baik karena masih mendapat asupan protein nabati dari makanan yang saya konsumsi sehari-hari.