Latest Event Updates

Investasi mahal

Posted on Updated on

Ini artikel kedua yang saya kirim via smartphone android.
Keputusan berlatih kebugaran saya ambil pada akhir tahun lalu saat salah satu teman mengajak mendaftar menjadi salah satu anggota pusat  kebugaran di dekat kantor. Biaya yang dikeluarkan untuk investasi kesehatan ini cukup besar, saya harus mengeluarkan uang sebesar lebih dari 1.6 juta untuk keanggotaan selama enam bulan, mahal memang namun setelah saya melihat fasilitas yang didapat serta benefit yang diperoleh salah satuny sangat dekat dengan lokasi kantor maka saya memutuskan untuk menjadi anggota di pusat kebugaran di bilangan kuningan ini.
Saya menginvestasikan dana yg dimiliki di pusat kebugaran ini karena melihat saat ini waktu yang tepat bagi saya untuk memulai latihan kebugaran.Saat ini saya melaksanakan diet vegan yg sudah berjalan sekitar 10 tahun dan saya tidak terkejut saat instruktur pribadi saya mengatakan sayalah satu-satunya anggota yang ngegym dengan pantangan memakan daging,telur,ikan dan susu namun saya yakin otot-otot saya akan tetap berkembang baik karena masih mendapat asupan protein nabati dari makanan yang saya konsumsi sehari-hari.

Advertisements

Kembali menulis di Blog

Posted on

Sudah lebih dari setahun tidak meng-update blog ini…malah jadi hampir lupa masih punya blog..hehehee . KAlau materi tulisan mah banyak..tapi malas menulisnya itu yang kebangetan…hahahaaa..Di niatkan ah menulis satu artikel satu hari nulis apapun yg penting jadi eksis hahaaahaaa

Kitaro Konser di Jakarta 7 April 2011

Posted on Updated on

Sang Maestro, Kitaro

Antara percaya dan tidak saat mendengar kabar ini dari salah seorang temanku. Masa penantianku tiba, Kitaro akhirnya mengunjungi Indonesia sang Maestro akan berkonser pada tanggal 7 April di Jakarta, Hip Hip Hurrraaa. Saya memimpikan Kitaro berkonser di Indonesia sejak masa kuliah, hampir semua album Kitaro saya koleksi tentu saja yang berformat mp3 (baca : bajakan, qeqeqee), saya terkesan dengan pemilihan instrumental yang digunakan dan genre musik yang diusungny yaitu New Age. Setiap lagu yg dibawakan seperti memberikan penjernihan bagi jiwa yang sarat dengan beban mental ini, qeqeqeeee.. Ah Kitaro akhirnya kau menjawab doaku selama ini, untung saja konsernya saat ini coba kalau misalnya sewaktu masa kuliah pasti saya akan kelimpungan cara membayar tiketnya, harga tiketnya cukup mahal berkisar dari 500 Ribu sampai yang termahal 4 Juta namun demi sang Maestro Instrumental saya Jabanin daaaahhh…qeqeee.. Tiket sudah ditangan, mudah2an bila tidak ada aral melintang 7 April saya akan berjumpa Sang Master Instrumental, Kitaro. Oh yah saya tautkan link untuk pemesanan tiketnya juga, mudah2an ada yg tertarik

Vegan Cafe Bandung

Posted on Updated on

Ada Rumah makan baru khusus untuk para vegetarian di Bandung, namanya Vegan Cafe, terletak di daerah Jend. Sudirman tidak jauh dari Kantor Bank BCA. Banyak menu yang ditawarkan adari makanan indonesia seperti nasi timbel, soto, Baso Malang, Pempek, Batagor sampai makanan citarasa Barat : spageti, Burger, Hotdog. Makananny enak menurut saya dan termasuk murah. Jangan mengunjunginya pada hari Senin karena cafe ini tutup :).

Asikny Berburu Gadget DAP Baru

Posted on Updated on

Berawal dari rusaknya port konektor Data HP Sony Erricson yang saya miliki, maka saya tidak bisa lagi menikmati lagu2 favorit melalui media DAP (Digital Audio Portable), HP Soner itu adalah satu-satunya DAP yang saya miliki. Keinginan mengganti HP dengan yang baru tidak terlaksana karena Soner ini masih bisa diandalkan untuk bercuap2, fitur2nya masih cukup memenuhi kebutuhan saya yang sekali lagi hanya port konektorny saja yang rusak. Ah Sayang HP-ny masih bagus masa harus diganti. Kemudian terbersit untuk membeli gadget lain yang berupa DAP, contoh DAP yang paling umum adalah MP3 Player. Awalnya saya mengincar IPhone touch karena kepopulerannya namun karena saya tidak terlalu suka dengan Apple dan berkeinginan membeli Mp3 Player ber-OS Android maka saya urungkan niat membelinya. Selanjutnya saya mencari referensi dengan cara standar yaitu nanya mbah Google, ternyata di dunia maya ada kumpulan pecinta audio, mereka mendirikan forum membahas tentang segala hal yang berbau audio dan tentu saja saya langsung ke bagian subforum DAP. Disanalah wawasan saya menjadi terbuka lebar, DAP favorit penggila audio ini (audiophile) merupakan merk2 yang saya sendiri baru mengetahuinya bukan produk keluaran apple tapi merk2 seperti Sansa,Cowon. Merek yang tidak terkenal -menurut saya- ternyata merupakan merk favorit teman-teman di audiophile-id. Setelah membaca review para penghuni forum di audiophile-id akhirnya saya mengincar 2 merk Samsung dan Cowon, namun ternyata Samsung belum me-rilis Mp3 player ber-android, baru pada bulan ke-3 atau ke 4 mereka merilisnya itu terlalu lama buat saya, maka Cowon adalah calon terkuat pilihan saya selain kemampuan audio-ny yang mumpuni ternyata Cowon juga termasuk yang difavoritkan di segmen DAP tapi harganya saja yang cukup mahal dibandingkan gadget sejenisnya.

Tekad sudah bulat untuk membeli DAP dari Cowon ini, kembali saya mencari referensi dan spesifikasi teknis jenis Cowon yang saya akan beli dan yang sesuai dengan keinginan saya adalah Cowon D3 Pleneu, dari segi teknis gadget ini cukup mumpuni dia bisa memutar banyak macam format audio dan video, ini yang saya suka, akhir2 ini saya lebih menyukai audio berformat FLAC dibandingkan MP3 dan video berformat mp4, tentu saja Cowon D3 pleneu mendukung format2 kesayangan saya.
Tantangan berikutnya adalah mencari penjual si Cowon ini yang made in Korea, ternyata eh ternyata di Toko Gadget tidak tersedia si Cowon ini bahkan salah seorang penjaga toko di BEC menganjurkan order langsung ke Korea karena cowon di Indonesia susah didapat dengan cara biasa. wah wah bisa repot nih saya karena tidak punya channel ke Korea. Mentok, bagaimana carany order langsung ke Korea, akhirnya iseng, saya searching di Kaskus biasany disana ada saja info pre-order barang tertentu yang susah dicari di pasar2 offline.

Pucuk dicinta ulampun tiba, ternyata ada yang khusus menjual barang -barang bermerk Cowon namun harus pre-order artinya barangny belum tersedia di pasaran di Indonesia dan harus di-order ke Korea terlebih dahulu berarti kita harus menunggu beberapa saat tak apalah tokh menungguny hanya sekitar 2- 3 minggu saja, satu hal yang penting bila kita membeli di KAskus ini adalah sifatnya online, penjual dan pembeli tidak bertemu muka maka media chatting dan SMS menjadi sarana penghubung penjual dan pembeli dan kepercayaan menjadi yang utama karena disini kita menyerahkan terlebih dahulu uang baru kemudian barangnya akan diterima bisa saja siyy menggunakan sistem COD (cash on Delivery) namun berhubung penjualny di Surabaya dan saya di Bandung maka sulit sekali menerapkan sistem COD pada kasus saya. Maka tips amanny adalah 1.) Mencari penjual yang terpercaya, bisa dilihat dari reputasi banyaknya testimoni pembeli dan status penjual sendiri yang menerima banyak “cendol”/hijau bukan “bata”/merah 2.) Penjual tersebut telah sering melakukan order dan biasany spesialisasi 3.) Jika kedua tips diatas sudah dilakukan, tinggal kita berdoa mudah2an barangnya sampai di tempat kita. Saya sudah melakukan 2 kali pembelian dengan cara diatas dan alhamdullillah barng2 yang saya pesen sampai dengan selamat :D. Sebenarnya Kaskus memiliki mekanisme pembelian barang yang lebih aman yaitu kaskus membuka rekening dan kita pembeli membayar ke Kaskus bukan ke pembeli langsung dan saat barang sudah diterima barulah kita memberitahu Kaskus untuk membayarnya ke si penjual, mekanismeny lebih panjang dan ada penambahan fee namun saya rasa ini lebih aman dan mengurangi deg2an..hehehee.

Kembali ke Si Cowon D3 Pleneu, Jumat kemarin barangnya sudah diterima dengan selamat, perjalanannya dari Korea-Singapura-Jakarta-Surabaya-Bandung sekitar 14 hari, saat diterima barangny dibungkus dengan rapi dan cukup melindungi gadget. Dibuka pertama kali kotak pembungkus Cowonny sederhana berwarna coklat ternyata kartonny berasal dari kertas daur ulang. Dan nampaklah si Cowon dengan bentukny yang stylish berwarna hitam, langsung saya mainkan dengan lagu bawaanny si Cowon..wooww dah terdengar ajib padahal yang dimainkan baru berformat mp3 apalagi kalau sudah formatnya FLAC pasti lebih ajib lagi. Owwwhh yach si Cowon ini memberikan gratis 30 lagu dengan download di situs tertentu namun ini khusus untuk pelanggan Amerika Serikat…hehehe ngga jadi deh dapet gratisannya. Ternyata si Cowon kadang2 suka nge-lag saat saya coba kemudian saya cek Firmwareny owwhh masih Firmware lama 4.21 saya harus meng-upgradenya ke versi yang terbaru Firmware 4.27. Tulisan berikutnya akan bercerita tentang si COwon D3 ini

Si Cozmic, sepedaku…

Posted on Updated on

Polygon Cozmic CX 3.0

Setelah hampir dua bulan menikmati bersepeda santai keliling Bandung dengan Si Cozmic, muncul keinginan untuk menjajal MTB-ku dengan jalur yang lebih menantang. Selama ini bersepeda hanya melalui jalur datar, dan sedikit tanjakan yg melandai, lama kelamaan dengan track tersebut membuat bosan juga dan akhir minggu kemarin diputuskan untuk mencoba track populer di kalangan pesepeda Bandung, Jalur Warban,katanya jalur ini cukup menantang dengan berbagai tipe tanjakan dan satu tanjakan “tanpaakhir” menjelang Warban dengan sudut kemiringan tertinggi hampir 60 derajat. Oh yaa sedikit cerita tentang si Cozmic, dinamakan cozmic karena di-frame sepeda tertulis nama itu, jadilah ditasbihkan sepedaku dengan nama Cozmic.
Si Cozmic dibeli dengan cucuran keringat berbulan2 dengan perasan tabungan berember-ember (halah…lebay) tapi memang Si Cozmic ditebus dengan sejumlah uang yang tidak sedikit, saya harus berpikir dan menimbang-nimbang berpuluh-puluh kali sebelum membeli sepeda hardtail dari polygon ini. Sebelumnya saya mengidam cozmic cx 2.0 namun saat dicari di toko2 sepeda jenis ini tidak ada alias harus dipesan terlebih dahulu minimal 2 minggu, ternyata jenis cozmic termasuk jenis sepeda yang populer dikalangan goweser. Akhirnya dengan keputusan sudah ngebet punya sepeda (tidak kuat menunggu sampai 2 minggu) dan telah ditimbang sampai masak beneran, pilihan dijatuhkan kepada sepeda cozmic yang tersedia di toko sepeda, Cozmic yang nongkrong di Toko sepeda yang saya kunjungi adalah polygon cozmic tipe CX 3.0, walaupun hargany lebih mahal dari 2,0 namun fitur dan tongkrongannya lebih keren dan yahud, tak salah saya menjatuhkan pilihan pada si cozmic cx 3.0, temen satu SMP, salah satu dedengkot B2W Bandung,mengagumi sepeda ini katanya ringan dan handling-ny enak banget. Cozmic gitucchh loohh (hehehe…).

Penampakan Si Cozmic Cx 3.0

Minggu pertama si Cozmic saya jajal mengikuti FunBike Bandung-Kota Bumi Parahyangan sejauh 22 KM, namun sebelum saya coba tes bersepeda jarak jauh, saya mencek kenyamanan bersepeda dahulu ternyata saya belum punya helm sepeda dan sadel standar si Cozmic terlalu tipis jadi kurang nyaman kalau dinaiki dengan rute jauh. Untuk soal helm yang merupakan pengaman utama saya tidak main-main dengan keselamatan, harus beli helm sepeda dengan standar bagus dan pilihan jatuh ke helm Folker, helm ini sudah memenuhi standar bersepeda dan cukup nyaman dipakai. Sadel Royal Selle yang menjadi standar si Cozmic saya copot dan diganti dengan sadel yang lebih empuk dan lebar, vello gel, yup ada lapisan gel-nya yang membuat nyaman pantat untuk bersepeda jark jauh.

Si Cozmic dan Sang Empunya..hehehe

Membuat Susu Kedelai Sendiri

Posted on Updated on

Copas dari Group Vegetarian Indonesia di Facebook

Diambil Sepenuhnya dari Message Stephanie Citra member Indonesia Vegetarian Society (IVS)

info ini datang dari Mbak Dewi Pradnyamitha Parameswari yg suka bikin susu soya untuk anaknya yg vegetarian (senang ya yg jadi anakny mabak dewi, hehehe…)

TQ bgt buat Mbak Dewi yg uda mau shere cara bikin susu soya yg baik dan benar. (padahal sebelumny aq kira bikin susu soya tu kudu di peres2 pake karung terigu, wah…parah dah repotny…e, ternyata gak segitunya…hehehe…maklum lah, amatir..)

nah, buat kita yang MAU BERALIH dari susu sapi ke susu soya (kedelai), info ini pasti berguna banget! so, selamat mencoba ya^^

“Saya membuatnya tidak menggunakan takaran pasti (tidak terlalu saklek), yang penting proses pembuatannya bersih dan higienis.”

Bahan untuk membuat susu cair:

a. 1 gelas kacang kedelai, cuci bersih hingga kotoran dan kulit ari kacangnya mengelupas. Lakukan sampai 3 kali pencucian.

b. rendam kacang kedelai semalam, hingga bentuknya 2 kali ukuran semula. Sy biasanya merendam di dalam kulkas, karena di suhu ruang akan muncul bercak putih diatas permukaan air.

c. esoknya cuci kedelai yg sudah direndam, gosok2 dengan telapak tangan hingga bersih. Lalu blender kacang kedelai dengan 10 gelas air matang (ukuran yg sama dengan gelas sebelumnya).

d. saring ampas kedelai dengan kain bersih

e. masak susu kedelai sampai mendidih, bisa ditambahkan daun pandan agar harum, atau susu bubuk coklat van houten, jika ingin rasa coklat, kemudian dinginkan. Lalu masukkan dalam botol dan simpan dalam kulkas, bisa awet hingga 2 hari. Saat proses memasak, jangan diberi garam atau gula, agar lebih awet jika disimpan di kulkas, biarkan tawar saja. Jika akan dikonsumsi baru boleh tambahkan gula batu sedikit saja. Gula dan garam akan membuat susu kedelai mengumpal dan cepat basi jika disimpan di kulkas. Susu bisa dipanaskan sebentar jika ingin diminum hangat.

f. Karena susu ini tidak berumur panjang, jgn menyimpannya lbh dari 2 hari.

semoga bisa berguna ^_^ happy vegie mother
Mitha